Image
0

Kelinci Pilek dan Pernafasan

 

rabbit-nasal-discharge-1303-bg http://www.smallanimalchannel.com

Penyebab Pilek:

  • Bakteri Pasteurella Multocida, biasa disebut penyakit pasteurellosis.
  • Bordetella Bronchoseptica, Staphylococcus sp, Pseudomonas sp. Chlamydia sp, Mycoplasma sp.
  • Hipersensitif terhadap gas amoniak, jerami, asap, debu, dll.
  • Virus, misalnya Herpes sp.

Gejalanya adalah:

  • Mata berair, bersin-bersin terus, sesak nafas.
  • Conjunctivity (radang selaput mata), suhu tubuh naik.
  • Keluar cairan bening sampai keruh dan kental (pilek) dari hidung.
  • Bersin dan batuk
  • Kaki depan dan belakang basah oleh cairan ingus.

Pencegahan:

  • Sanitasi kandang dikekati.
  • Berikan suplemen sulphaquinoxaline di dalam air minum selama 7 hari untuk mencegah penularan ke kelinci yang lain.
  • Berikan calsium (kalk) selama musim hujan agar terbebas dari serangan pilek atau tambahkan air kapur sirih pada tempat minumnya.

Pengobatannya:

  • Berikan antihistamin dan corticosteroid untuk yang alergi, misalnya tablet chlorpheniramine maleat atau CTM atau tablet Prednisone.
  • Berikan antibiotika, misalnya Ciprofloxacin,  Amoxicllin, Time Throprim yang merupakan bactericidal antibiotica yang sanggat ampuh u ntuk infeksi semua saluran pernafasan. untuk amoxicilliin, dosisnya cukup 1/4 kaplet.

Interchemie Holland / TMC:

  1. Limoxin-200
  2. EnroTEN
  3. Interflox

drh. Wheindrata HS. Sp. W.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s